Rabu, 01 Oktober 2014 | |

Cerpen Cinta Kamu


17 Juli 2013
<!-- more -->“semua cerita itu berakhir saat dia pergi. Tangan ini tak pernah lagi berkenan untuk menggoreskan tulisan indahnya di atas kertas. Ide itu hilang. Lenyap seketika saat dia juga pergi meniggalkan cerita itu. Walaupun telah berlangsung lama setelah kejadian itu, tapi tangan ini tetap bersikukuh pada tekadnya. Sulit untuk menggerakkannya lagi untuk menulis. Bahkan setelah diri ini menemukan seseorang lain yang dapat kembali mengisi kekosongan dalam hidup ini. Seseorang yang membawa perubahan dalam hidup ini agar menjadi lebih baik di setiap harinya. Seseorang yang memberi pengaruh besar dalam hidup ini. Di setiap waktu itu berjalan, seseorang itu hadir dengan seluruh sifat yang ada pada dirinya. Tanpa ada satupun yang di tutup-tutupi. Penuh kejujuran dan keterus terangan. Bahagia. Hal yang membuat diri ini berwarna, tanpa kembali mengingat mimpi buruk 2 bulan yang lalu. Walaupun pernah terlintas akan hal itu. Tapi kembali seseorang itu hadir dan membuat diri ini kembali lupa. Diri ini sangat bahagia karna dapat mengenalnya, berteman dengannya, bercanda gurau dengannya, dan semua hal ada padanya diri ini menyukainya. Aku mengakui itu.”
Seseorang itu mempunyai nama. Terlalu lucu untuk di ceritakan tapi inilah adanya. Ahmad Aldi. Itu yang seseorang itu ucapkan saat pertama kali.”
                                                                                                -ufie-
25 Juli 2013
“aku lelah. Kenapa ?? aku juga tak tahu jawabannya, hanya waktu dan diriku sendiri yang akan menemukan jawaban itu.”
Cerita itu sampai sekarang masih terhenti dengan seribu tanda tanya di sekililingnya. Berharap akan ada sejuta cerita baru yang akan menjawab seribu tanda tanya itu.
“Jujur ?? aku masih ragu dengan kata-kata itu. Perasaan itu, aku sulit untuk mengungkapkannya. Naif. Mungkin kata-kata yang tepat untuk diriku ini. Aku mengingkari perasaan itu, hingga sampai sekarang aku tidak membuang perasaan itu. Karna. Mungkin kata-kata itu juga tepat. Dahulu saat dia teramat sangat menyanyangiku, aku menelantarkannya tak sedikitpun memperdulikannya. Tega. Memang aku memang tega. Tapi pernahkan kau berpikir, kenapa aku begini ?? aku takut, aku teramat takut di sakiti untuk kesekian kalinya. Dan akhirnya sekarang aku kembali tersakiti oleh perasaan itu. Bohong, jika kamu bilang kamu sayang sama aku. Semua Cuma kemunafikan kata-katamu.” –do-
“saat semua mulai padam, nyala kecil itu kembali berkobar. Walaupun tak sebesar saat pertama kali ia berkobar. Tapi kehangatannya terasa sampai di relung hati ini. Dulu dia orang yang aku sayang dan berharap akan ku miliki. Sekarang dia hanya teman dan kakak bagiku. Perasaan itu sudah padam. Dan kembali tumbuh benih dari perasaan untuk orang lain. Walaupun aku baru mengenalnya, tapi aku merasa diri ini sudah mengenal lama tentang sosok dirinya. Aku bersedih, tapi rasa bahagia itu termat besar hingga aku tak menyadari bahwa diri ini masih beselimut sedih.” –jr- -aa-
                                                                                                -ufie-
31 Juli 2013
“malam itu semakin larut dan makin larut. Kelopak mata itu juga semakin lama terlihat semakin mengatup. Perlahan hingga kedua kelopak mata itu menutup rapat, menjaga kedua pasang bola mata indah itu..”
“bintang itu akan terus bersinar dan terus bersinar, walaupun ia sendiri berdiri di tengah dinginnya malam itu. Menemani hati yang berselimut kabut tebal, menggoyangkan tubuh itu hingga gemetaran. Merasakan dinginnya angin malam yang berhembus hingga menusuk kedalam satu per satu tulang tulang rusuk.”
“bulan itu perlahan meninggalkan tanggal terakhirnya dan menyusul ke tanggal yang baru serta bulan pun berganti baru. Penghujung bulan Juli. Masih sama seperti akhir bulan yang lalu. Walaupun udara malam ini berbeda dengan yang kemarin kemarin. Masih aku yang sendiri, tersudut di ujung ruang menggoreskan sesuatu yang mungkin nanti akan menjadi bermakna di kemudian hari. Hingga saat itu tiba. Seseorang itu datang dengan sosoknya yang ramah. Tanpa sengaja mengenalnya dan mencoba mengakrabkan diri dengannya membuat hati ini semakin sembuh dari rasa sakit yang pernah dia buat. Lupa akan semua hal yang sudah terjadi, yang mengakibatkan perasaan ini terluka. Selamat tinggal masa lalu.”
“mentari bersinar di pagi hari. Hari baru menjelang, menyonsong nuansa baru dalam hidup ini dalam setiap hari yang akan berlangsung. Terimakasih. Karna kau telah hadir dalam hidupku ini. Membuat ku semakin lebih baik dari sebelumnya.”
                                                                                                -ufie-
02 Agustus 2013
“bulan baru tlah di mulai...
Awalan yang begitu memberi arahan terbaik. DIAM. MENJAUH. Jangan pernah mengikuti apa yang di katakan orang itu. Lakukan apa yang bisa kau lakukan seperti apa yang di katakan oleh hati kecilmu. Perlahan maka semua itu akan membawamu pada sebuah jawaban akan semua pertanyaan selama ini.
Aku tidak pernah ingin mengganggu. Aku hanya ingin berteman bukan untuk menjadi musuhmu. Semakin lama kau menjauh dariku maka aku akan pula menjauhimu. Tidak seperti dia yang aku sayang. Semakin dia menjauh maka semakin keras aku akan mengejarnya. Selalu itu hal yang bisa aku lakukan. Karna aku bukan seperti mereka.
Terimakasih atas semua hal yang selama ini kau lakukan untukku. Aku ingin semua datar, berjalan sebagaimana mestinya. Tidak ingin mencampuri dan di campuri oleh siapapun. Masalah itu hanya aku yang mengalami dan merasakannya.. good bye”
                                                                                                -ufie-
13 Agustus 2013
Lebaran ke-6.. semua masih sama seperti hari-hari sebelumnya. Hanya terdapat perbedaan untuk malam ini.
Ku temukan penggantinya !
Dari awal pertama berkenalan dengannya. Semua begitu tidak di sengaja dan bisa di bilang semua instan. Aku senang berkenalan dengannya, aku senang bisa dekat dengannya, aku senang aku bisa suka sama dia. Karna semua yang aku rasakan itu tidak ku rasakan sendiri. Dia juga merasakan hal sama dengan ku. Walau aku tak pernah bertatap muka langsung dengannya, tapi aku tidak ragu untuk mengucapkan kata ‘Ya. Aku  mau jadi pacar kamu’
 Ahmad Aldi. 24 April 1996. 
Tertanggal 13 Agustus 2013, aku jadian sama dia. Aku harap dia tidak seperti dia yang menyakiti aku. Aku harap dia adalah orang yang terbaik untuk aku. Amin...
Semoga semua ini menjadi mimpi indah untuk di kemudian hari yang akan aku jalani dan lewati. I wish !
LDR = Long Distance Relationship
                                                                                                -ufie-
19 Agustus 2013
“Sekarang setelah semuanya berjalan dengan perlahan.. aku sadar ! ternyata dia dan aku bagaikan langit dan bumi.
Aku tak pernah mengira semua akan menjadi seperti ini ! bodoh !
Penyesalan itu selalu datang belakangan.. tapi aku menyayanginya !!
Dia yang aku mau, bukan orang lain yang berada di dekatku !!
Maafkan aku, jika aku terlalu menyayangimu dan berharap kau akan menjadi satu utuh di dalam hati ini..” (Furazel <3)
                                                                                                -ufie-
27 Agustus 2013
“Dia dia dan hanya dia !!!
Dia yang selalu hadir di pikiranku, dia yang selalu hadir dikala aku sendiri.
Menemani di setiap sela perjalanan hidupku. Aku rasa dia !
Bukan orang lain lagi sekarang bagiku. Karna di setiap sela waktu perjalanan hidup yang aku lewati, semua terlintas dan membekas bayangan tentangnya. Dia yang membuat perjalanan hidup ini menjadi lebih berwarna. Kembali seperti dahulu lagi. Saat sebelum aku mengenal arti kata ‘sayang’ dan ‘menyayangi’ seseorang yang berada di dekatku. Seseorang yang menyayangiku dengan tulus tanpa ada rasa pamrih walaupun aku tahu itu pasti ada. Seseorang yang ‘mencintaiku’. Terimakasih untuk perhatianmu yang begitu dalam untukku. Kamu yang ku harapkan. (furazel)
                                                                                                -ufie-
1 September 2013
“aku takut !”
Dan mungkin selamanya rasa takut itu akan selalu menghantui ku. Entah mengapa ??? Dia yang aku sayangi. Dia yang aku kasihi. Ini semua memang salah dan tetap akan salah. Aku bukan siapa-siapa baginya, begitu pula sebaliknya. Kami hanya dua insan yang mempunyai perasaan yang sama dan menyatukan perasaan itu dalam sebuah ikatan hubungan. Pacar. Tidak berarti apa-apa sekarang, sebelum tanda bukti syah itu ada.
Aku sayang dia. Aku harap itu dia.
Bayangannya selalau muncul setiap saat aku menghembuskan nafas ini dan kembali menarik panjang nafas ini. Apakan ini salah ???
Semua ini di mulai sejak tanggal 13 Agustus 2013, seperti yang telah ku ceritakan sebelumnya.. Sampai saat ini, hubungan itu sepertinya masih berlanjut. Dan aku tak tahu sampai kapan hubgungan ini akan berlanjut. Hanya ALLAH yang tahu jawabannya. Apakah kelak nanti mimpi yang selama ini di ceritakannya padaku akan menjadi kenyataan. Ataukah mimpi itu akan selamanya tetap menjadi mimpi ?? aku berharap tidak demikian.
Aku sayang dia !!!
Aku harap apa yang selama ini di katakannya pada ku itu, adalah perkataan yang benar-benar tulus keluar dari ungkapan hatinya yang terdalam. Jujur. Hanya itu yang ku harapkan darinya. (furazel)
                                                                                                -ufie-
2 September 2013
Jangan terlalu berharap dengan sesama manusia
Karna mereka hanyalah manusia biasa yang terkadang tak dapat menepati janji yang mereka buat

Cinta itu hanya sementara,
Yang mempersatukan mereka dalam sebuah ikatan adalan kasih sayang sesamanya.
(furazel)
                                                                                                -ufie-
09 September 2013
Aku bahagia jika kamu bahagia.
Aku bersedih jika kamu juga bersedih.
Kebahagiaanku adalah kamu. Kamu yang tlah mengisi ruang kosong dihati ini.
Jangan pernah merubah sikap aku yang perhatian ke kamu. Karna bila aku merubah sikapku, berarti kamu tlah membuat aku tidak bisa mengenali kamu lagi.
Perhatian ini. Rasa sayang ini Cuma untuk kamu. Tak ada seorang lainpun yang mendapatkan ini dari diriku.
Jaga perasaanku. Jaga kepercayaanku. Jaga rasa sayang ini, sampai nanti kamu bisa membalas rasa sayang itu setulus hatimu. Dari lubuk hatimu yang paling dalam.
(Furazel)
                                                                                                -ufie-
10 september 2013
Please...
Aku mohon, jangan!!!
Jangan ulangi kembali cerita itu. Jangan kembali ke masa lalu itu.
Aku mohon!!!
Jangan bawa aku untuk kembali ke kenangan buruk itu. Sakit!!
Hati ini sakit, jika mengingatnya lagi.
Aku mohon.. jangan ulangi lagi cerita itu. Jangan terjadi lagi!!!
(Furazel)

                                                                                                -ufie-


13 September 2013
“sebulan”
Aku harap caerita itu takkan terulang lagi. Kisahnya hampir sama dengan ini. AFRAID!!!
Apa karna aku terlalu sayang sama dia?? Di bandingkan dengan dia yang dulu, aku jarang menangis. Tapi dengan dia, aku lebih sering menangis. Aku tak tahu kenapa?? Tapi perasaan ini sangat mendalam. Entah apa yang aku pikirkan selama dengannya. Sebulan.
Bagiku dia begitu berarti untukku. (Furazel)
                                                                                                -ufie-
18 September 2013
“aku makin tak mengerti dengan semua ini. Apakah aku bahagia dengan ini semua?? Dia terlalu sulit untuk aku mengerti dan aku tebak. Banyak hal yang masih menjadi rahasia bagiku. Dirinya terlalu berarti hingga aku tak dapat mengartikannya.”
Dan aku makin tak yakin dengan perasaan ini. Aku sangat menyayanginya. Bahkan mungkin aku tlah jatuh cinta padanya. Perasaan ini teramat dalam. Hingga membuat aku takut dengan perasaan itu sendiri. Mengapa?? Pertanyaan itu yang langsung muncul di kepala aku. Mengapa tidak?? Aku dan dia sangat berbeda. Aku minder dengan dirinya. Semuanya.. aku minder dan membuat diri aku sendiri tak percaya dengan diri aku sendiri. Aku dan dia itu bagai bumi dan langit. Atau seperti air laut yang biru dan air sungai yang keruh. Slamanya mungkin takkan pernah menyatu. Angan* aku yang terlalu tinggi. Terlebih lagi, semua impiannya yang ia katakan padaku. Semuanya membuat aku jadi bingung. Mungkin baginya itu bukan masalah. Tapi aku sadar siapa aku dan siapa dia.
Cerita itu akan terus berlanjut. Dan aku yakin dengan itu semua. Atau bahkan cerita ini akan terus berjalan tanpa tau kapan akan sampai pada endingnya. Aku harap impian itu akan tercapai. Amin.
(Furazel)
                                                                                                -ufie-




26 September 2013
“Dia punya janji, mencintaiku saat ini. Aku punya hati, mencintaimu sampai mati.”
(Furazel)
                                                                                                -ufie-
29 September 2013
“Kamu pasti akan melupakan orang yang pernah tertawa denganmu, tapi kamu tidak akan pernah bisa melupakan orang yang pernah menangis denganmu.”
(Furazel)
                                                                                               -ufie-
04 Oktober 2013
“semakin lama. Semakin jauh. Semakin di pahami. Semakin di mengerti. Lambat laun, aku mulai paham dengan semua ini. Dengan semua yang telah terjadi dan yang aku alami sekarang ini. Dia itu teramat sulit aku mengerti. Tapi aku paham sekarang. Dia itu mudah untuk di pahami. Semua kata-kata nya manis di awal. Semua perhatiannya juga manis di awal. Tapi sudah jauh kebelakang, semua itu akan pudar dengan sendirinya.
Aku rindu dia yang dulu. Dia yang selalu ada untukku. Menemaniku, baik di saat aku sedih maupun disaat aku senang.”
                                                                                                -ufie-
08 Oktober 2013
Sedikit pun, sekarang tak ada waktu untukku!!!!!
Ada yang hilang dari apa yang ku rasakan dahulu saat pertama mengenalmu. Apakah semuanya sama seperti ini??? Aku rindu kamu yang dulu.
-furazel-
                                                                                               -ufie-
15 Oktober 2013
“2 bulan lebih. Masih berlanjut. Tapi makin lama makin menjauh. Aku bingung dengan sikapnya yang semakin menjauh belakangan ini. Apakah ini cara dia untuk menyayangi aku?? Aku tak tahu. Aku rindu dia yang dulu.
Aku bisa bilang aku benci dia. Aku bisa bilang aku bakal cuekin dia. Aku bisa bilang masa bodoh tentang dia. Aku bisa bialng mati la kau. Tapi aku nggak bisa bohongi perasaan aku ke dia. Aku sayang dia. Sayang sayang sayang. Aku sayang dia. Entah kenapa?? Aku juga nggak tahu jawabannya. Entah darimana perasaan itu muncul. Begitu saja. Dan makin lama perasaan itu makin menjadi sampai sekarang. Aku nggak bisa ngelepasin dia. Aku sayang dia.”
-Furazel-
                                                                                                -ufie-

Bukannya di lupakan, tapi terlupakan.

21 Oktober 2013
Tere – Awal yang indah
Sing :
Saatku di dekatmu bisik hati kecilku bertanya
Benarkah yang kau rasa
Hanyalah diriku yang kau puja?
Apakah ini slamanya? Ataukah hanya semata?
Tlah ku beri sgalanya, cinta yang tanpa akhir
Yang hanya tercipta untukmu
Harusnya semua ini
Jadi awal yang indah, yang hanya tercipta untukku
                                                                                                -ufie-

23 Oktober 2013
“Cerita itu sekarang sudah usai. Semuanya sudah terjawab dengan satu kata PUTUS. Memang semuanya teramat indah diawal, tapi begitu telah sampai dipenghujung waktu semuanya berubah menjadi begitu teramat mengharu birukan. Sakit memang, tapi aku sudah berjanji untuk tetap kuat. Karna aku bahagia jika dia bahagia. Aku juga sudah bilang kalo aku rela dia pergi kalo memang itu bisa buat dia senang walaupun itu bukan karna aku. Bukan aku yang ada dihatinya sekarang ini. Bukan aku, bukan aku bukannnnn!!!!!!!!!
Rasa itu sudah teramat dalam, hingga aku tak tahu bagaimana untuk mengakhirinnya. Masih ingin bersamanya, tak ingin ada yang lain. Cuma dia. Dan semua karna dia. Aku tak tahu mengapa. Aku sayang dia.
Tapi, aku tak bisa berbuat apa-apa. Karna dia sudah mengatakan INI ADALAH HAL YANG TERBAIK, CUKUP SAMPAI DISINI ANGGAP AKU SEBAGAI KAKAK JANGAN LEBIH KARNA AKU NGGAK MAU NYAKITIN KAMU! BUKANNYA AKU NGGAK SAYANG TAPI KEADAAN YANG MENGATAKAN INI YANG TERBAIK.
23 OKTOBER 2013. AND.
TAK ADA LAGI YANG NAMANYA AHMAD ALDI. CERITA AKU UDAH SELESAI DENGAN DIA, CUMA JADI KENANGAN YANG NGGAK PANTAS UNTUK DIKENANG LAGI. MEMANG AKU MASIH SAYANG SAMA DIA, TAPI KALO DIA BILANG PUTUS AKU NGGAK BISA BERBUAT APA-APA. MUNGKIN ITU MEMANG YANG TERBAIK. DIA NGGAK SALAH! AKU YANG SALAH. KARNA UDAH SAYANG SAMA DIA DAN NARUH HARAPAN AKU KE DIA. SALAH!!! DIA CUMA MANUSIA BIASA YANG NGGAK PERNAH LUPUT DARI KHILAF. MAKASIH KAK, KARNA UDAH KASIH AKU KENANGAN YANG MUNGKIN INDAH UNTUK DIKENANG. TAPI, MAKASIH JUGA KARNA UDAH KASIH AKU LUKA YANG MUNGKIN NGGAK BAKAL HILANG.
                                                                                                -ufie-
27 Oktober 2013
“PUTUS.”
Kata-kata terakhir yang aku dengar dari dia beberapa hari yang lalu. Dan sampai sekarang aku belum mendapatkan penggantinya. Masih dia dia dan dia. Dan mungkin aku tak dapat untuk melupakan semua hal tentangnya. Semuanya mengingatkanku tentangnya. Tutur katanya, sikapnya, sifatnya, tingkahnya, kebiasaannya, dan semua hal tentangnya. Aku tak dapat melupakannya.
Arggggg....
Pasti bisa, aku yakin aku pasti bisa. Walaupun sulit tapi lambat laun aku akan bisa melupakannya semua hal tentangnya.
Cayo ana, kamu pasti bisa. Ganbate!!!!!!
                                                                                                -ufie-
09 November 2013
“lama. Sudah lama waktu itu. Tapi masih, sampai sekarang aku belum bisa melupakan semua hal tentangnya. Apakah karna aku tidak ingin melupakannya atau karna dia tidak ingin untuk aku melupakannya???
Semua hal yang aku lakukan, semua hal yang sedang terjadi padaku. Semuanya selalu berkaitan dengan dia. Sepertinya semua imajinasi otakku ini sudah terkontaminsai dengan semua hal yang menyangkut tentang pribadinya. Aaaaa tidakkkk.........
Aku tidak ingin selamanya hanya dia yang ada disini. Yang selalu bersemanyam disini. Bukan itu lagi yang aku inginkan sekarang. Hanya KETENANGAN. Hanya itu yang sekarang aku inginkan.
Kakak, kalau boleh jujur. Sampe hari ini ana dg bisa ngelupain kk, dan cari orang lain yang bisa gantiin kk. Cuma kk yang masih ada disini, Cuma kk yang bisa buat ana ketawa dan juga buat ana nangis, Cuma kk yang buat hari* ana berwarna dan buat semuanya jadi lebih indah. Dan semua itu sekarang dg ada lagi. Cuma jadi masa lalu kak, ya ana tahu itu. Maaf kk, ana dg bisa nurutin apa yang kk ingin kan itu. Cari pengganti kk, cari yang lebih baik dari kk. Ana belum bisa kak.
Argh, semuanya masih tentang dia. Duh, kasih tahu aku gimana cara buat ngelupain semua hal tetang dia yang bersifat private buat dia. Aku udah terlalu lama jatuh dan makin tenggelam di dia. Tarik aku keluar, please.... siapapun please bantu aku!!!!!!
(Furazel)
                                                                                                -ufie-





13 November 2013
“harusnya dengan rutinitas ini, sejenak aku bisa melupakan semua hal tentang dia!!!!! Tapi nyatanya?????? Aku nggak bisa.. mengapa??? Mengapa harus dia yang selalu dia yang ada di ingatan ini??
Kenapa bukan yang lain. BODOHHH. Masih saja ingat sama dia, dan dia?? Dia belum tentu ingat sama lo ana. Aduhh, masih saja di pikirin. Nggak usah lagi kaleee.. belom tentu dia mikirin lo ana. Masih banyak hal lain yang perlu lo pikirin. Dan dalam ingatan lo tuh bukan Cuma dia doang dan bukan dia doang cowok atu-atunya di dunia ini.
Masa depan lo nggak tergantung sama dia. Tergantung??? Matee dong. Gila aja lo!!! Nggak lah. Semua ini, semua hal yang sekarang gue jalanin dan gue rintis ini bukan karna dia. Tapi karan keinginan gue sendiri. Gue ingin hidup gue lebih baik dari sebelumnya.
So, buang jauh jauh ingatan semua tentang dia. CINTA MONYET. Anggap aja itu Cuma cimon. Hahaha.. tertawa sepuas hati lo ana. Buat diri lo ngerasa bebas tapi terikat. Oke!!!!
                                                                                                -ufie-
Kutip : CINTA BRONTOSAURUS (Raditya Dika)
Aneh, dikaca gak keliatan apa-apa, padahal di luar ada pemandangan untuk di lihat. Tapi begitu gelap. Mirip seperti hubungan gue dulu sama dia, hubungan kita bisa begitu gelap padahal kita berdua tahu, seandainya saja lampu itu dinyalakan atau bulan lebih diterangkan, maka kita bisa ngeliat pemandangan bagus. Kata plato, yang namnaya ‘gelap’ itu gak ada, yang ada itu kekurangan cahaya.
Mungkin kita udah meredup.
Pada hati.
Pada kepercayaan yang sudah lama sekarat, lalu mati diam-diam. Mungkin janji yang kita ucapin dulu bisa dengan gampang dilupakan setelah kita mulai membuat janji yang baru, janji yang juga tidak bisa ditepati.
Banyak alasan untuk orang putus cinta.
Ketidaksamaan dari apa yang kita beri dengan apa yang kita terima. Masalah eksternal, agama, orangtua, temen, atau pihak ketiga. Tapi apa yang salah dengan hubungan kita, gue pengen mengerti.
Dia bilang waktu itu, masalahnya pada jarak.
Jarak.
Jarak.
Gue ngulang kata jarak sampe kata tersebut ga ada artinya lagi.
Gimana jarak yang dulu itu bisa kita hadapi dengan angkuh tapi sekarang malah jadi penyebab hancurnya hubungan ini. Mungkin jarak sudah lebih kuat dari apa yang kita punya sekarang.
Atau mungkin kita sudah tidak lagi melihat bulan yang sama.
***
Pemandangan jadi jelas diluar jendela. Bulan tidak lagi keliatan. Dengan berakhirnya lagu ini, dengan terlihatnya kota melburne..
Aku sudah bisa melupakan kamu.

29 November 2013
“Terulang lagi!!!!
Semua cerita aku yang dulu. Yang udah aku kubur dan pendem dalem-dalem akhirnya keluar lagi. Dan rasanya makin sakit, jauh berbeda rasanya dari sebelumnya. Makin nyesek rasanya tapi lega. Karna sesuatu yang bikin nyesek itu udah keluar dengan sendirinya.
Aku. Sekrang aku udah bukan aku yang dulu. Terlalu monoton dengan yang dulu dan selalu melihat ke arah belakang. Nggak lagi!!! Ana yang sekrang udah berbeda. Tapi masih tetap. Kalo ada sesuatu yang ana mau maka ana harus dapetinnya. Apapun resiko dan konsekuensinya. Ana pasti bisa dapetinnya.
Dan sekarang. Tanpa sadar ana udah buat janji lagi untuk dia. Mantan. Aldi. Dan ana harus kejar target lagi. Harus selesai. Ana udah buat janji untuk kirim naskah ana walupun nggak secara jelas ana buat janjinya. Tapi ngerasa ana ada kewajiban untuk itu. Okeh ana akan berusaha.”
                                                                                               -ufie-

13 Desember 2013
Lembayung tlah pergi. Hanya meninggalkan bekas yang tak berbebekas. Kenangan.
Sesaat air mata itu bisa jatuh begitu saja. Tanpa ada dasar yang mendasarinya untuk jatuh. Tenggelam kedalam jurang yang tak berdasar. Kekecewaan.
Tubuh ini bisa saja menjadi dingin tapi hati ini tetap saja akan memberikan kehangatan.
Penantian itu sekarang hanyalah menjadi seonggok harapan kecil yang entah sampai kapan akan terus berada disana. Sebuah tanda tanya besar telah menyelimutinya lekat.
Aku hanyalah orang yang sepanjang harinya selalu mendamba akan datangnya keajaiban. Mengubah semua hal yang bersemayam dipikiranku. Hal yang sulit itu akan menjadi mudah. Maka hitam akan menjadi putih. Pahit menjadi manis. Asin akan bertemu dengan tawar. Apakah bisa seperti itu???
Aku bercerita tentangku. Seorang gadis yang berharap akan datangnya sebuah keajaiban dalam hidupnya. Mengubah yang kecil itu menjadi besar. Mengubah awan gelap menjadi biru kembali. Membuat yang menangis itu kembali tertawa lagi. Hingga akhirnya seseorang itu datang dengan sayap malaikatnya. Membawaku terbang menuju kedamaian yang abadi, yang selalu aku harapkan.
                                                                                                -ufie-

18 Maret 2014
“SEKARANG!!!!!”
Aku sadar bahwa semua nggak akan pernah kembali pada masa lalu. Hanya angan* tentang kenangan itu yang masih melekat dalam ingatan. Kenangan itu nggak akan pernah hilang sampai kapanpun! Karna kenangan itu tersimpan dalam memori otak ini. Aku nggak pernah menyesal pernah mengenal dan berhubungan dengannya. yang aku sesali adalah kenapa aku harus menunggunya seperti ini. Bodoh!
Jika dari sejak dahulu aku tahu kalau semua itu akan berakhir dengan air mata, maka aku tak akan pernah memulainya. Hanya rasa kecewa yang sekarang aku dapatkan, bukan?? Sakit memang, tapi kenapa harus disesali toh itu sudah lama terjadi.
Dan sekarang!!!
Aku nggak mau lagi jadi orang yang bego, bodoh dan tolol. Hanya selalu mengandaikan sesuatu yang tak akan pernah terjadi. Bulsit semuanya!
INGATKAN AKU TENTANG CATATAN KECIL INI!!!
Semuanya akan aku akhiri sampai disini. Hari ini akan jadi saksi bisu tekad dan periorotas hidup baruku tentang kenyataan yang akan aku ambil untuk masa depanku. Bukan Cuma dia orang baik di dunia ini, masih banyak di luar sana orang baik yang sayang dan peduli sama aku. Kenapa aku harus menunggunya seperti ini. Hanya menjadi kerak yang tak berharga. Sampah!
Dan aku ucapkan selamat tinggal untuk masa lalu ku yang semu itu bersama AHMAD ALDI.
Dikemudian hari, aku akan hanya mengenalnya sebagai teman baru bukan sosok yang lama aku kenal. GOOD BYE!
                                                                                               -ufie-
28 Maret 2014
“sakit. Teramat sakit sekarang. Seakan akan dada ini sesak di penuhi oleh duri-duri yang tak kasat mata. Apa? apa sekarang? Aku tak tahu harus bagaimana. Apa yang harus aku lakukan. Akankah aku melanggar janji yang sudah aku ucapkan. Menarik kembali kata-kata ku hanya karena seseorang yang tak pernah menganggap aku ada?? bodoh! Terserah jika itu yang kalian pikirkan. Aku memang bodoh untuk masalah seperti ini. Please bantu aku?!
Bagaimana rasanya sekarang? Di hadapkan oleh masalah yang kau buat sendiri hah?
Entah magnet apa yang dia pakai, hingga aku tak bisa melepaskan diri ini, ingatan ini, langkah ini darinya?? Aku ingin bebas.
Melepaskan semua kenangan, ingatan memori dan mimpi bodoh itu darinya. Pergi sejauh mungkin.
Ah, entah apa sekarang. Aku tak tahu mengapa semua ini bisa terjadi. Sulit sekali rasanya melepaskannya.
Kata-katanya yang dulu begitu manis hingga membuat aku jatuh terlelap begitu saja dalam pelukannya, mungkin? Atau sikapnya yang selalu bisa membuat aku tenang dan nyaman saat bersamanya walaupun jarak memisahkan?? Aku tak tahu.
Yang aku tahu, aku sangat menginginkannya. Tapi semakin lama keinginan itu muncul semakin kuat pula keinginan untuk melepaskannya. Aku takut. Dia begitu tabu untuk ku sentuh. Begitu samar untuk ku lihat dan begitu jauh untuk bersamanya.
Yang ku rasakan sekarang adalah sakit. Oh god, please tolong bawa aku keluar dari ini semua.
Semakin berusaha aku melepaskannya rasanya semakin sakit yang aku rasakan. Dada ini teramat sesak dipenuhi duri-duri rindu yang tak kasat mata itu. Lepaskan aku, aku mohon..
Kau tahu, tenggorokan ini teramat sakit untuk mengungkapkan kata-kata dan dada ini sudah sangat sesak hingga membuat aku sulit untuk bernapas. Hanya tetesan yang bisa ku jatuhkan dari sudut mata ini. Hanya menangis yang bisa ku lakukan untuk mengenangmu, caraku melepaskan rindu untuk mu. Maafkan aku. (fr)
<!-- more -->
                                                                                               -ufie-

0 komentar:

Posting Komentar