<!-- more -->“semua cerita
itu berakhir saat dia pergi. Tangan ini tak pernah lagi berkenan untuk
menggoreskan tulisan indahnya di atas kertas. Ide itu hilang. Lenyap seketika
saat dia juga pergi meniggalkan cerita itu. Walaupun telah berlangsung lama setelah
kejadian itu, tapi tangan ini tetap bersikukuh pada tekadnya. Sulit untuk
menggerakkannya lagi untuk menulis. Bahkan setelah diri ini menemukan seseorang
lain yang dapat kembali mengisi kekosongan dalam hidup ini. Seseorang yang
membawa perubahan dalam hidup ini agar menjadi lebih baik di setiap harinya.
Seseorang yang memberi pengaruh besar dalam hidup ini. Di setiap waktu itu
berjalan, seseorang itu hadir dengan seluruh sifat yang ada pada dirinya. Tanpa
ada satupun yang di tutup-tutupi. Penuh kejujuran dan keterus terangan.
Bahagia. Hal yang membuat diri ini berwarna, tanpa kembali mengingat mimpi
buruk 2 bulan yang lalu. Walaupun pernah terlintas akan hal itu. Tapi kembali
seseorang itu hadir dan membuat diri ini kembali lupa. Diri ini sangat bahagia
karna dapat mengenalnya, berteman dengannya, bercanda gurau dengannya, dan
semua hal ada padanya diri ini menyukainya. Aku mengakui itu.”
Seseorang itu
mempunyai nama. Terlalu lucu untuk di ceritakan tapi inilah adanya. Ahmad Aldi.
Itu yang seseorang itu ucapkan saat pertama kali.”
-ufie-
25 Juli 2013
“aku lelah.
Kenapa ?? aku juga tak tahu jawabannya, hanya waktu dan diriku sendiri yang
akan menemukan jawaban itu.”
Cerita
itu sampai sekarang masih terhenti dengan seribu tanda tanya di sekililingnya. Berharap
akan ada sejuta cerita baru yang akan menjawab seribu tanda tanya itu.
“Jujur ?? aku
masih ragu dengan kata-kata itu. Perasaan itu, aku sulit untuk
mengungkapkannya. Naif. Mungkin kata-kata yang tepat untuk diriku ini. Aku
mengingkari perasaan itu, hingga sampai sekarang aku tidak membuang perasaan
itu. Karna. Mungkin kata-kata itu juga tepat. Dahulu saat dia teramat sangat
menyanyangiku, aku menelantarkannya tak sedikitpun memperdulikannya. Tega.
Memang aku memang tega. Tapi pernahkan kau berpikir, kenapa aku begini ?? aku
takut, aku teramat takut di sakiti untuk kesekian kalinya. Dan akhirnya
sekarang aku kembali tersakiti oleh perasaan itu. Bohong, jika kamu bilang kamu
sayang sama aku. Semua Cuma kemunafikan kata-katamu.” –do-
“saat semua
mulai padam, nyala kecil itu kembali berkobar. Walaupun tak sebesar saat
pertama kali ia berkobar. Tapi kehangatannya terasa sampai di relung hati ini.
Dulu dia orang yang aku sayang dan berharap akan ku miliki. Sekarang dia hanya
teman dan kakak bagiku. Perasaan itu sudah padam. Dan kembali tumbuh benih dari
perasaan untuk orang lain. Walaupun aku baru mengenalnya, tapi aku merasa diri
ini sudah mengenal lama tentang sosok dirinya. Aku bersedih, tapi rasa bahagia
itu termat besar hingga aku tak menyadari bahwa diri ini masih beselimut
sedih.” –jr- -aa-
-ufie-
31 Juli 2013
“malam itu
semakin larut dan makin larut. Kelopak mata itu juga semakin lama terlihat
semakin mengatup. Perlahan hingga kedua kelopak mata itu menutup rapat, menjaga
kedua pasang bola mata indah itu..”
“bintang itu
akan terus bersinar dan terus bersinar, walaupun ia sendiri berdiri di tengah
dinginnya malam itu. Menemani hati yang berselimut kabut tebal, menggoyangkan
tubuh itu hingga gemetaran. Merasakan dinginnya angin malam yang berhembus hingga
menusuk kedalam satu per satu tulang tulang rusuk.”
“bulan itu
perlahan meninggalkan tanggal terakhirnya dan menyusul ke tanggal yang baru
serta bulan pun berganti baru. Penghujung bulan Juli. Masih sama seperti akhir
bulan yang lalu. Walaupun udara malam ini berbeda dengan yang kemarin kemarin.
Masih aku yang sendiri, tersudut di ujung ruang menggoreskan sesuatu yang
mungkin nanti akan menjadi bermakna di kemudian hari. Hingga saat itu tiba.
Seseorang itu datang dengan sosoknya yang ramah. Tanpa sengaja mengenalnya dan
mencoba mengakrabkan diri dengannya membuat hati ini semakin sembuh dari rasa
sakit yang pernah dia buat. Lupa akan semua hal yang sudah terjadi, yang
mengakibatkan perasaan ini terluka. Selamat tinggal masa lalu.”
“mentari
bersinar di pagi hari. Hari baru menjelang, menyonsong nuansa baru dalam hidup
ini dalam setiap hari yang akan berlangsung. Terimakasih. Karna kau telah hadir
dalam hidupku ini. Membuat ku semakin lebih baik dari sebelumnya.”
-ufie-
02 Agustus 2013
“bulan baru tlah
di mulai...
Awalan yang
begitu memberi arahan terbaik. DIAM. MENJAUH. Jangan pernah mengikuti apa yang
di katakan orang itu. Lakukan apa yang bisa kau lakukan seperti apa yang di
katakan oleh hati kecilmu. Perlahan maka semua itu akan membawamu pada sebuah
jawaban akan semua pertanyaan selama ini.
Aku tidak pernah
ingin mengganggu. Aku hanya ingin berteman bukan untuk menjadi musuhmu. Semakin
lama kau menjauh dariku maka aku akan pula menjauhimu. Tidak seperti dia yang
aku sayang. Semakin dia menjauh maka semakin keras aku akan mengejarnya. Selalu
itu hal yang bisa aku lakukan. Karna aku bukan seperti mereka.
Terimakasih atas
semua hal yang selama ini kau lakukan untukku. Aku ingin semua datar, berjalan
sebagaimana mestinya. Tidak ingin mencampuri dan di campuri oleh siapapun.
Masalah itu hanya aku yang mengalami dan merasakannya.. good bye”
-ufie-
13 Agustus 2013
Lebaran ke-6..
semua masih sama seperti hari-hari sebelumnya. Hanya terdapat perbedaan untuk
malam ini.
Ku
temukan penggantinya !
Dari awal
pertama berkenalan dengannya. Semua begitu tidak di sengaja dan bisa di bilang
semua instan. Aku senang berkenalan dengannya, aku senang bisa dekat dengannya,
aku senang aku bisa suka sama dia. Karna semua yang aku rasakan itu tidak ku
rasakan sendiri. Dia juga merasakan hal sama dengan ku. Walau aku tak pernah
bertatap muka langsung dengannya, tapi aku tidak ragu untuk mengucapkan kata
‘Ya. Aku mau jadi pacar kamu’
Ahmad Aldi. 24 April 1996.
Tertanggal 13 Agustus 2013, aku jadian sama dia.
Aku harap dia tidak seperti dia yang menyakiti aku. Aku harap dia adalah orang
yang terbaik untuk aku. Amin...
Semoga semua ini
menjadi mimpi indah untuk di kemudian hari yang akan aku jalani dan lewati. I
wish !
LDR = Long Distance Relationship
-ufie-
19 Agustus 2013
“Sekarang
setelah semuanya berjalan dengan perlahan.. aku sadar ! ternyata dia dan aku
bagaikan langit dan bumi.
Aku tak pernah
mengira semua akan menjadi seperti ini ! bodoh !
Penyesalan itu
selalu datang belakangan.. tapi aku menyayanginya !!
Dia yang aku
mau, bukan orang lain yang berada di dekatku !!
Maafkan aku,
jika aku terlalu menyayangimu dan berharap kau akan menjadi satu utuh di dalam
hati ini..” (Furazel <3)
-ufie-
27 Agustus 2013
“Dia dia dan
hanya dia !!!
Dia yang selalu
hadir di pikiranku, dia yang selalu hadir dikala aku sendiri.
Menemani di
setiap sela perjalanan hidupku. Aku rasa dia !
Bukan orang lain
lagi sekarang bagiku. Karna di setiap sela waktu perjalanan hidup yang aku
lewati, semua terlintas dan membekas bayangan tentangnya. Dia yang membuat
perjalanan hidup ini menjadi lebih berwarna. Kembali seperti dahulu lagi. Saat
sebelum aku mengenal arti kata ‘sayang’ dan ‘menyayangi’ seseorang yang berada
di dekatku. Seseorang yang menyayangiku dengan tulus tanpa ada rasa pamrih
walaupun aku tahu itu pasti ada. Seseorang yang ‘mencintaiku’. Terimakasih
untuk perhatianmu yang begitu dalam untukku. Kamu yang ku harapkan. (furazel)
-ufie-
1 September
2013
“aku takut !”
Dan mungkin
selamanya rasa takut itu akan selalu menghantui ku. Entah mengapa ??? Dia yang
aku sayangi. Dia yang aku kasihi. Ini semua memang salah dan tetap akan salah.
Aku bukan siapa-siapa baginya, begitu pula sebaliknya. Kami hanya dua insan
yang mempunyai perasaan yang sama dan menyatukan perasaan itu dalam sebuah
ikatan hubungan. Pacar. Tidak berarti apa-apa sekarang, sebelum tanda bukti
syah itu ada.
Aku sayang dia.
Aku harap itu dia.
Bayangannya
selalau muncul setiap saat aku menghembuskan nafas ini dan kembali menarik
panjang nafas ini. Apakan ini salah ???
Semua ini di
mulai sejak tanggal 13 Agustus 2013, seperti yang telah ku ceritakan
sebelumnya.. Sampai saat ini, hubungan itu sepertinya masih berlanjut. Dan aku
tak tahu sampai kapan hubgungan ini akan berlanjut. Hanya ALLAH yang tahu
jawabannya. Apakah kelak nanti mimpi yang selama ini di ceritakannya padaku
akan menjadi kenyataan. Ataukah mimpi itu akan selamanya tetap menjadi mimpi ??
aku berharap tidak demikian.
Aku sayang dia
!!!
Aku harap apa
yang selama ini di katakannya pada ku itu, adalah perkataan yang benar-benar
tulus keluar dari ungkapan hatinya yang terdalam. Jujur. Hanya itu yang ku
harapkan darinya. (furazel)
-ufie-
2 September
2013
Jangan
terlalu berharap dengan sesama
manusia
Karna
mereka hanyalah manusia biasa yang terkadang tak dapat menepati janji yang mereka
buat
Cinta itu hanya
sementara,
Yang
mempersatukan mereka dalam sebuah ikatan adalan kasih sayang sesamanya.
(furazel)
-ufie-
09 September
2013
Aku bahagia jika
kamu bahagia.
Aku bersedih jika
kamu juga bersedih.
Kebahagiaanku adalah
kamu. Kamu yang tlah mengisi ruang kosong dihati ini.
Jangan pernah
merubah sikap aku yang perhatian ke kamu. Karna bila aku merubah sikapku,
berarti kamu tlah membuat aku tidak bisa mengenali kamu lagi.
Perhatian ini.
Rasa sayang ini Cuma untuk kamu. Tak ada seorang lainpun yang mendapatkan ini
dari diriku.
Jaga perasaanku.
Jaga kepercayaanku. Jaga rasa sayang ini, sampai nanti kamu bisa membalas rasa
sayang itu setulus hatimu. Dari lubuk hatimu yang paling dalam.
(Furazel)
-ufie-
10 september
2013
Please...
Aku mohon, jangan!!!
Jangan ulangi kembali cerita itu. Jangan
kembali ke masa lalu itu.
Aku mohon!!!
Jangan bawa aku untuk kembali ke kenangan buruk
itu. Sakit!!
Hati ini sakit, jika mengingatnya lagi.
Aku mohon.. jangan ulangi lagi cerita itu.
Jangan terjadi lagi!!!
(Furazel)
-ufie-
13 September
2013
“sebulan”
Aku harap
caerita itu takkan terulang lagi. Kisahnya hampir sama dengan ini. AFRAID!!!
Apa karna aku
terlalu sayang sama dia?? Di bandingkan dengan dia yang dulu, aku jarang
menangis. Tapi dengan dia, aku lebih sering menangis. Aku tak tahu kenapa??
Tapi perasaan ini sangat mendalam. Entah apa yang aku pikirkan selama
dengannya. Sebulan.
Bagiku dia
begitu berarti untukku. (Furazel)
-ufie-
18 September
2013
“aku makin tak
mengerti dengan semua ini. Apakah aku bahagia dengan ini semua?? Dia terlalu
sulit untuk aku mengerti dan aku tebak. Banyak hal yang masih menjadi rahasia
bagiku. Dirinya terlalu berarti hingga aku tak dapat mengartikannya.”
Dan aku makin
tak yakin dengan perasaan ini. Aku sangat menyayanginya. Bahkan mungkin aku
tlah jatuh cinta padanya. Perasaan ini teramat dalam. Hingga membuat aku takut
dengan perasaan itu sendiri. Mengapa?? Pertanyaan itu yang langsung muncul di
kepala aku. Mengapa tidak?? Aku dan dia sangat berbeda. Aku minder dengan
dirinya. Semuanya.. aku minder dan membuat diri aku sendiri tak percaya dengan
diri aku sendiri. Aku dan dia itu bagai bumi dan langit. Atau seperti air laut
yang biru dan air sungai yang keruh. Slamanya mungkin takkan pernah menyatu.
Angan* aku yang terlalu tinggi. Terlebih lagi, semua impiannya yang ia katakan
padaku. Semuanya membuat aku jadi bingung. Mungkin baginya itu bukan masalah.
Tapi aku sadar siapa aku dan siapa dia.
Cerita itu akan
terus berlanjut. Dan aku yakin dengan itu semua. Atau bahkan cerita ini akan
terus berjalan tanpa tau kapan akan sampai pada endingnya. Aku harap impian itu
akan tercapai. Amin.
(Furazel)
-ufie-
26 September
2013
“Dia punya janji, mencintaiku saat ini. Aku punya hati, mencintaimu sampai
mati.”
(Furazel)
-ufie-
29 September
2013
“Kamu pasti akan melupakan orang yang pernah tertawa denganmu, tapi kamu
tidak akan pernah bisa melupakan orang yang pernah menangis denganmu.”
(Furazel)
-ufie-
04 Oktober 2013
“semakin lama.
Semakin jauh. Semakin di pahami. Semakin di mengerti. Lambat laun, aku mulai
paham dengan semua ini. Dengan semua yang telah terjadi dan yang aku alami
sekarang ini. Dia itu teramat sulit aku mengerti. Tapi aku paham sekarang. Dia
itu mudah untuk di pahami. Semua kata-kata nya manis di awal. Semua
perhatiannya juga manis di awal. Tapi sudah jauh kebelakang, semua itu akan
pudar dengan sendirinya.
Aku rindu dia
yang dulu. Dia yang selalu ada untukku. Menemaniku, baik di saat aku sedih
maupun disaat aku senang.”
-ufie-
08 Oktober 2013
Sedikit pun,
sekarang tak ada waktu untukku!!!!!
Ada yang hilang
dari apa yang ku rasakan dahulu saat pertama mengenalmu. Apakah semuanya sama
seperti ini??? Aku rindu kamu yang dulu.
-furazel-
-ufie-
15 Oktober 2013
“2 bulan lebih.
Masih berlanjut. Tapi makin lama makin menjauh. Aku bingung dengan sikapnya
yang semakin menjauh belakangan ini. Apakah ini cara dia untuk menyayangi aku??
Aku tak tahu. Aku rindu dia yang dulu.
Aku bisa bilang
aku benci dia. Aku bisa bilang aku bakal cuekin dia. Aku bisa bilang masa bodoh
tentang dia. Aku bisa bialng mati la kau. Tapi aku nggak bisa bohongi perasaan
aku ke dia. Aku sayang dia. Sayang sayang sayang. Aku sayang dia. Entah
kenapa?? Aku juga nggak tahu jawabannya. Entah darimana perasaan itu muncul.
Begitu saja. Dan makin lama perasaan itu makin menjadi sampai sekarang. Aku
nggak bisa ngelepasin dia. Aku sayang dia.”
-Furazel-
-ufie-
Bukannya
di lupakan, tapi terlupakan.
21 Oktober 2013
Tere – Awal yang indah
Sing :
Saatku di dekatmu bisik hati kecilku bertanya
Benarkah yang kau rasa
Hanyalah diriku yang kau puja?
Apakah ini slamanya? Ataukah hanya semata?
Tlah ku beri sgalanya, cinta yang tanpa akhir
Yang hanya tercipta untukmu
Harusnya semua ini
Jadi awal yang indah, yang hanya tercipta untukku
-ufie-
23 Oktober 2013
“Cerita itu
sekarang sudah usai. Semuanya sudah terjawab dengan satu kata PUTUS. Memang
semuanya teramat indah diawal, tapi begitu telah sampai dipenghujung waktu
semuanya berubah menjadi begitu teramat mengharu birukan. Sakit memang, tapi
aku sudah berjanji untuk tetap kuat. Karna aku bahagia jika dia bahagia. Aku
juga sudah bilang kalo aku rela dia pergi kalo memang itu bisa buat dia senang
walaupun itu bukan karna aku. Bukan aku yang ada dihatinya sekarang ini. Bukan
aku, bukan aku bukannnnn!!!!!!!!!
Rasa itu sudah
teramat dalam, hingga aku tak tahu bagaimana untuk mengakhirinnya. Masih ingin
bersamanya, tak ingin ada yang lain. Cuma dia. Dan semua karna dia. Aku tak
tahu mengapa. Aku sayang dia.
Tapi, aku tak
bisa berbuat apa-apa. Karna dia sudah mengatakan INI ADALAH HAL YANG TERBAIK,
CUKUP SAMPAI DISINI ANGGAP AKU SEBAGAI KAKAK JANGAN LEBIH KARNA AKU NGGAK MAU
NYAKITIN KAMU! BUKANNYA AKU NGGAK SAYANG TAPI KEADAAN YANG MENGATAKAN INI YANG
TERBAIK.
23 OKTOBER 2013. AND.
TAK ADA LAGI YANG NAMANYA AHMAD ALDI. CERITA AKU UDAH
SELESAI DENGAN DIA, CUMA JADI KENANGAN YANG NGGAK PANTAS UNTUK DIKENANG LAGI.
MEMANG AKU MASIH SAYANG SAMA DIA, TAPI KALO DIA BILANG PUTUS AKU NGGAK BISA
BERBUAT APA-APA. MUNGKIN ITU MEMANG YANG TERBAIK. DIA NGGAK SALAH! AKU YANG
SALAH. KARNA UDAH SAYANG SAMA DIA DAN NARUH HARAPAN AKU KE DIA. SALAH!!! DIA
CUMA MANUSIA BIASA YANG NGGAK PERNAH LUPUT DARI KHILAF. MAKASIH KAK, KARNA UDAH
KASIH AKU KENANGAN YANG MUNGKIN INDAH UNTUK DIKENANG. TAPI, MAKASIH JUGA KARNA
UDAH KASIH AKU LUKA YANG MUNGKIN NGGAK BAKAL HILANG.
-ufie-
27 Oktober 2013
“PUTUS.”
Kata-kata
terakhir yang aku dengar dari dia beberapa hari yang lalu. Dan sampai sekarang
aku belum mendapatkan penggantinya. Masih dia dia dan dia. Dan mungkin aku tak
dapat untuk melupakan semua hal tentangnya. Semuanya mengingatkanku tentangnya.
Tutur katanya, sikapnya, sifatnya, tingkahnya, kebiasaannya, dan semua hal
tentangnya. Aku tak dapat melupakannya.
Arggggg....
Pasti bisa, aku
yakin aku pasti bisa. Walaupun sulit tapi lambat laun aku akan bisa
melupakannya semua hal tentangnya.
Cayo ana, kamu
pasti bisa. Ganbate!!!!!!
-ufie-
09 November
2013
“lama. Sudah
lama waktu itu. Tapi masih, sampai sekarang aku belum bisa melupakan semua hal
tentangnya. Apakah karna aku tidak ingin melupakannya atau karna dia tidak
ingin untuk aku melupakannya???
Semua hal yang
aku lakukan, semua hal yang sedang terjadi padaku. Semuanya selalu berkaitan
dengan dia. Sepertinya semua imajinasi otakku ini sudah terkontaminsai dengan
semua hal yang menyangkut tentang pribadinya. Aaaaa tidakkkk.........
Aku tidak ingin
selamanya hanya dia yang ada disini. Yang selalu bersemanyam disini. Bukan itu
lagi yang aku inginkan sekarang. Hanya KETENANGAN. Hanya itu yang sekarang aku
inginkan.
Kakak, kalau
boleh jujur. Sampe hari ini ana dg bisa ngelupain kk, dan cari orang lain yang
bisa gantiin kk. Cuma kk yang masih ada disini, Cuma kk yang bisa buat ana
ketawa dan juga buat ana nangis, Cuma kk yang buat hari* ana berwarna dan buat
semuanya jadi lebih indah. Dan semua itu sekarang dg ada lagi. Cuma jadi masa
lalu kak, ya ana tahu itu. Maaf kk, ana dg bisa nurutin apa yang kk ingin kan
itu. Cari pengganti kk, cari yang lebih baik dari kk. Ana belum bisa kak.
Argh, semuanya
masih tentang dia. Duh, kasih tahu aku gimana cara buat ngelupain semua hal
tetang dia yang bersifat private buat dia. Aku udah terlalu lama jatuh dan
makin tenggelam di dia. Tarik aku keluar, please.... siapapun please bantu
aku!!!!!!
(Furazel)
-ufie-
13 November
2013
“harusnya dengan
rutinitas ini, sejenak aku bisa melupakan semua hal tentang dia!!!!! Tapi
nyatanya?????? Aku nggak bisa.. mengapa??? Mengapa harus dia yang selalu dia
yang ada di ingatan ini??
Kenapa bukan
yang lain. BODOHHH. Masih saja ingat sama dia, dan dia?? Dia belum tentu ingat
sama lo ana. Aduhh, masih saja di pikirin. Nggak usah lagi kaleee.. belom tentu
dia mikirin lo ana. Masih banyak hal lain yang perlu lo pikirin. Dan dalam
ingatan lo tuh bukan Cuma dia doang dan bukan dia doang cowok atu-atunya di
dunia ini.
Masa depan lo
nggak tergantung sama dia. Tergantung??? Matee dong. Gila aja lo!!! Nggak lah.
Semua ini, semua hal yang sekarang gue jalanin dan gue rintis ini bukan karna
dia. Tapi karan keinginan gue sendiri. Gue ingin hidup gue lebih baik dari
sebelumnya.
So, buang jauh
jauh ingatan semua tentang dia. CINTA MONYET. Anggap aja itu Cuma cimon.
Hahaha.. tertawa sepuas hati lo ana. Buat diri lo ngerasa bebas tapi terikat.
Oke!!!!
-ufie-
Kutip : CINTA BRONTOSAURUS (Raditya Dika)
Aneh,
dikaca gak keliatan apa-apa, padahal di luar ada pemandangan untuk di lihat.
Tapi begitu gelap. Mirip seperti hubungan gue dulu sama dia, hubungan kita bisa begitu gelap padahal kita berdua tahu,
seandainya saja lampu itu dinyalakan atau bulan lebih diterangkan, maka kita
bisa ngeliat pemandangan bagus. Kata plato, yang namnaya ‘gelap’ itu gak ada,
yang ada itu kekurangan cahaya.
Mungkin
kita udah meredup.
Pada
hati.
Pada
kepercayaan yang sudah lama sekarat, lalu mati diam-diam. Mungkin janji yang
kita ucapin dulu bisa dengan gampang dilupakan setelah kita mulai membuat janji
yang baru, janji yang juga tidak bisa ditepati.
Banyak
alasan untuk orang putus cinta.
Ketidaksamaan
dari apa yang kita beri dengan apa yang kita terima. Masalah eksternal, agama,
orangtua, temen, atau pihak ketiga. Tapi apa yang salah dengan hubungan kita,
gue pengen mengerti.
Dia
bilang waktu itu, masalahnya pada jarak.
Jarak.
Jarak.
Gue
ngulang kata jarak sampe kata tersebut ga ada artinya lagi.
Gimana
jarak yang dulu itu bisa kita hadapi dengan angkuh tapi sekarang malah jadi
penyebab hancurnya hubungan ini. Mungkin jarak sudah lebih kuat dari apa yang
kita punya sekarang.
Atau
mungkin kita sudah tidak lagi melihat bulan yang sama.
***
Pemandangan
jadi jelas diluar jendela. Bulan tidak lagi keliatan. Dengan berakhirnya lagu
ini, dengan terlihatnya kota melburne..
Aku
sudah bisa melupakan kamu.
29 November
2013
“Terulang lagi!!!!
Semua cerita aku yang dulu. Yang udah aku kubur
dan pendem dalem-dalem akhirnya keluar lagi. Dan rasanya makin sakit, jauh
berbeda rasanya dari sebelumnya. Makin nyesek rasanya tapi lega. Karna sesuatu
yang bikin nyesek itu udah keluar dengan sendirinya.
Aku. Sekrang aku udah bukan aku yang dulu.
Terlalu monoton dengan yang dulu dan selalu melihat ke arah belakang. Nggak
lagi!!! Ana yang sekrang udah berbeda. Tapi masih tetap. Kalo ada sesuatu yang
ana mau maka ana harus dapetinnya. Apapun resiko dan konsekuensinya. Ana pasti
bisa dapetinnya.
Dan sekarang. Tanpa sadar ana udah buat janji
lagi untuk dia. Mantan. Aldi. Dan ana harus kejar target lagi. Harus selesai.
Ana udah buat janji untuk kirim naskah ana walupun nggak secara jelas ana buat
janjinya. Tapi ngerasa ana ada kewajiban untuk itu. Okeh ana akan berusaha.”
-ufie-
13 Desember
2013
Lembayung tlah
pergi. Hanya meninggalkan bekas yang tak berbebekas. Kenangan.
Sesaat air mata
itu bisa jatuh begitu saja. Tanpa ada dasar yang mendasarinya untuk jatuh.
Tenggelam kedalam jurang yang tak berdasar. Kekecewaan.
Tubuh ini bisa
saja menjadi dingin tapi hati ini tetap saja akan memberikan kehangatan.
Penantian itu
sekarang hanyalah menjadi seonggok harapan kecil yang entah sampai kapan akan
terus berada disana. Sebuah tanda tanya besar telah menyelimutinya lekat.
Aku hanyalah
orang yang sepanjang harinya selalu mendamba akan datangnya keajaiban. Mengubah
semua hal yang bersemayam dipikiranku. Hal yang sulit itu akan menjadi mudah.
Maka hitam akan menjadi putih. Pahit menjadi manis. Asin akan bertemu dengan
tawar. Apakah bisa seperti itu???
Aku bercerita
tentangku. Seorang gadis yang berharap akan datangnya sebuah keajaiban dalam
hidupnya. Mengubah yang kecil itu menjadi besar. Mengubah awan gelap menjadi
biru kembali. Membuat yang menangis itu kembali tertawa lagi. Hingga akhirnya
seseorang itu datang dengan sayap malaikatnya. Membawaku terbang menuju
kedamaian yang abadi, yang selalu aku harapkan.
-ufie-
18 Maret 2014
“SEKARANG!!!!!”
Aku sadar bahwa
semua nggak akan pernah kembali pada masa lalu. Hanya angan* tentang kenangan
itu yang masih melekat dalam ingatan. Kenangan itu nggak akan pernah hilang
sampai kapanpun! Karna kenangan itu tersimpan dalam memori otak ini. Aku nggak
pernah menyesal pernah mengenal dan berhubungan dengannya. yang aku sesali
adalah kenapa aku harus menunggunya seperti ini. Bodoh!
Jika dari sejak
dahulu aku tahu kalau semua itu akan berakhir dengan air mata, maka aku tak
akan pernah memulainya. Hanya rasa kecewa yang sekarang aku dapatkan, bukan??
Sakit memang, tapi kenapa harus disesali toh itu sudah lama terjadi.
Dan sekarang!!!
Aku nggak mau
lagi jadi orang yang bego, bodoh dan tolol. Hanya selalu mengandaikan sesuatu
yang tak akan pernah terjadi. Bulsit semuanya!
INGATKAN AKU TENTANG CATATAN KECIL INI!!!
Semuanya akan
aku akhiri sampai disini. Hari ini akan jadi saksi bisu tekad dan periorotas
hidup baruku tentang kenyataan yang akan aku ambil untuk masa depanku. Bukan
Cuma dia orang baik di dunia ini, masih banyak di luar sana orang baik yang
sayang dan peduli sama aku. Kenapa aku harus menunggunya seperti ini. Hanya
menjadi kerak yang tak berharga. Sampah!
Dan aku ucapkan
selamat tinggal untuk masa lalu ku yang semu itu bersama AHMAD ALDI.
Dikemudian hari,
aku akan hanya mengenalnya sebagai teman baru bukan sosok yang lama aku kenal.
GOOD BYE!
-ufie-
28 Maret 2014
“sakit. Teramat
sakit sekarang. Seakan akan dada ini sesak di penuhi oleh duri-duri yang tak
kasat mata. Apa? apa sekarang? Aku tak tahu harus bagaimana. Apa yang harus aku
lakukan. Akankah aku melanggar janji yang sudah aku ucapkan. Menarik kembali
kata-kata ku hanya karena seseorang yang tak pernah menganggap aku ada?? bodoh!
Terserah jika itu yang kalian pikirkan. Aku memang bodoh untuk masalah seperti
ini. Please bantu aku?!
Bagaimana
rasanya sekarang? Di hadapkan oleh masalah yang kau buat sendiri hah?
Entah magnet apa
yang dia pakai, hingga aku tak bisa melepaskan diri ini, ingatan ini, langkah
ini darinya?? Aku ingin bebas.
Melepaskan semua
kenangan, ingatan memori dan mimpi bodoh itu darinya. Pergi sejauh mungkin.
Ah, entah apa
sekarang. Aku tak tahu mengapa semua ini bisa terjadi. Sulit sekali rasanya
melepaskannya.
Kata-katanya
yang dulu begitu manis hingga membuat aku jatuh terlelap begitu saja dalam
pelukannya, mungkin? Atau sikapnya yang selalu bisa membuat aku tenang dan
nyaman saat bersamanya walaupun jarak memisahkan?? Aku tak tahu.
Yang aku tahu,
aku sangat menginginkannya. Tapi semakin lama keinginan itu muncul semakin kuat
pula keinginan untuk melepaskannya. Aku takut. Dia begitu tabu untuk ku sentuh.
Begitu samar untuk ku lihat dan begitu jauh untuk bersamanya.
Yang ku rasakan
sekarang adalah sakit. Oh god, please tolong bawa aku keluar dari ini semua.
Semakin berusaha
aku melepaskannya rasanya semakin sakit yang aku rasakan. Dada ini teramat
sesak dipenuhi duri-duri rindu yang tak kasat mata itu. Lepaskan aku, aku
mohon..
Kau tahu,
tenggorokan ini teramat sakit untuk mengungkapkan kata-kata dan dada ini sudah
sangat sesak hingga membuat aku sulit untuk bernapas. Hanya tetesan yang bisa
ku jatuhkan dari sudut mata ini. Hanya menangis yang bisa ku lakukan untuk
mengenangmu, caraku melepaskan rindu untuk mu. Maafkan aku. (fr)
<!-- more -->
-ufie-
0 komentar:
Posting Komentar